Baru sembuh sakit. Alhamdulillah badan udah sehat, tapi masih sering lemes sih, dan perut nih ga bisa diajak kompromi
OK, let’s talk about something.
Inspirasi. Saya yakin, semua orang punya sumber inspirasi. Nggak harus jadi seniman kok untuk bisa merasakan apa yang namanya inspirasi tadi.
Nah, belakangan ini, saya suka minder. Minder kenapa? Karena ternyata, saya ini nggak ada apa-apanya. Masih jelas dalam ingatan saya waktu saya masih SMA dulu, saya tergila-gila dengan Sheila on 7, sampai sekarang pun masih. Tentu saja, seorang Eross Chandra adalah orang yang cukup berpengaruh dalam hidup saya.
Lalu, waktu saya tinggal di jogja, band saya waktu itu satu manajemen dengan Jikustik. Jadi, latihannya pun satu studio dengan Jikustik. Setiap sabtu sore, kita sering kumpul-kumpul, biasanya ada Pongky, Icha, personel Es Nanas, dan tentunya, Eross him self. Tapi lucunya, saya malah baru sempat ngobrol sama dia waktu mereka main di Bandung, pas soundrenalin (waving to Dedeh, masih ingat deh? hehe)
Sebagai seorang (yang mencoba jadi) anak band yang baik, saya tau bagaimana susahnya bermain musik dengan bagus. Dan sebagai seorang penulis lagu (yang tentunya gak beken), saya juga tau bagaimana susahnya menulis lagu yang baik. Eross Chandra, bisa dibilang satu diantara lima orang yang bikin saya rendah diri. Penjualan album yang berjuta-juta, menulis lirik yang luar biasa, bermain musik dengan sound yang menakjubkan. Dan lain-lain, dan lain-lain..
Lalu, ada Adhitya Mulya. Adhit bagi saya sendiri, adalah seorang sosok yang menginspirasi. Saya tau betul bagaimana susahnya menulis novel, apalagi yang lucu, dan laku. Diangkat jadi film pula!
Ditambah lagi, semuanya dilakukan dengan kesibukan dan kerjaan yang menumpuk. Gila!
Jadi, resmilah Adhit sebagai orang yang bikin saya rendah diri taun ini (sebetulnya dari waktu pertama kita ketemuan di foodcourt BSM). And above all that, memiliki seorang istri yang cantik, pleus sama-sama menulis juga. Laris, dan bentar lagi diangkat jadi film juga. Ah, luar biasa.
Yang ketiga adalah Dewi Lestari, penulis Supernova; buku yang paling saya tunggu tahun ini. Pinter, smart, penyanyi, dan kecerdasan menulisnya, ahhh, luar biasa. Speechless dan tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.
Yang keempat adalah–yang paling luar biasa–ayah saya sendiri. Bukan karena sok manis atau sok jadi anak berbakti, tapi sumpah ayah saya adalah orang yang paling saya kagumi. Perjalanan hidupnya; dari kuli pasir (padahal kakek saya punya usaha ini), jualan es, lalu jadi karyawan upah di Telkom (dulu Perumtel), sampai akhirnya jadi karyawan tetap, dan meraih penghargaan sebagai Man of the year-nya Telkom Divre 1.
Ayah saya itu guru ngaji saya dari kecil, tanpa dia saya nggak mungkin bisa dapat juara Nasional 2 kali MTQ Telkom, ayah saya juga juara Nasional, dan karena dia saya terpacu. Ayah saya itu guru seni saya, dia sutradara teater waktu masih muda, dan dari buku-bukunya saya belajar Shakespear, Jalaluddin Rumi, dan lain-lain. Dia juga yang mengenalkan saya pada Khairil Anwar, dan lalu bisa jadi juara pementasan puisi tingkat kotamadya.
Ayah saya juga, yang memperdengarkan Queen dari kecil kepada saya. Dia juga yang mengajar saya irama nasyid, sehingga saya jadi pemukul beduk terbaik kotamadya waktu SMA. Dia juga yang mengajarkan teori manajemen dan ekonomi. Dia pula yang mengajarkan komputer waktu saya kelas 6 SD. Dia juga yang mengajarkan cara belajar yang baik, sehingga saya tidak pernah melewatkan juara umum setiap catur wulan saat SMP.
Walaupun, efeknya saya sangat susah membanggakan sesuatu kepada dia, karena semua pernah dilewatinya. Perbincangan antara saya dan dia ketika saya pulang, percaya atau tidak, bisa merangkum semua hal. Kami bisa duduk berjam-jam membahas tentang semua hal, politik, ekonomi, agama, pemerintahan, internet, teknologi, musik, film, buku, filosofi, semuanya. Ahh, saya rindu dengan ayah saya
Orang kelima. Ya, sudah tidak perlu diberi tahu lagi ya. Saya rasa semua teman dekat saya, dan semua orang yang membaca tulisan saya dari dulu, sudah tau siapa dia ![]()
Dialah orang yang mengisi berpuluh-puluh lagu saya, mengisi setiap baris puisi yang saya buat, inspirasi awal dari Sang Pemimpi Subuh yang entah kapan selesai, semuanya tentang dia. Dan pernah suatu kali dia bertanya, kenapa saya begitu memuja dia, karena dia merasa tidak pantas dipuji. Waktu itu saya tidak bisa menjawabnya, tapi sekarang saya bisa; hanya laki-laki bodoh yang tidak bisa memuji dan menghargai wanita, dan saya tidak mau jadi laki-laki bodoh
Sudah kodratnya, wanita itu dipuja setinggi langit, apalagi jika dia yang kita cinta. Saya, tidak pernah merasakan perasaan yang sangat luar biasa, yang bisa merubah hidup dan cara berpikir saya, yang bisa menjadi vitamin paling luar biasa untuk keseharian saya. Nah, kalo kamu baca, untuk itulah saya memuja kamu dua tahun belakangan ini
Lima orang diatas, adalah orang paling berpengaruh yang pernah saya temui dalam kehidupan saya. Untuk dan karena mereka lah saya mengerjakan semua proyek-proyek saya saat ini. Menulis lagu untuk bisa setidaknya menyaingi seorang Eross Chandra, menulis novel untuk bisa setidaknya menyaingi Adhitya Mulya dan Dewi Lestari, bekerja dan bertanggung jawab untuk bisa mendapatkan pujian dari ayah saya, dan melakukan semuanya, untuk bisa mendapatkan hati orang yang kelima, karena tanpa dia, semua tidak ada artinya…
Yaah, begitulah, hehe. Siapa yang menginspirasi kalian?
![[Billboard Di Lampu Merah] - Siapa yang baca?](http://farm8.staticflickr.com/7011/6503542363_4e837e5fba_s.jpg)



















February 3rd, 2006 at 3:14 am
yang kelima pastinya bukan gw kan
heuheuehueheuehuehuehe
February 3rd, 2006 at 6:45 am
Wah, poet… sumber inspirasi gue kemungkinan bakal lahir sekitar bulan Mei ini. Jadi sekarang gue belon punya sumber inspirasi dunks… Ituh sumber inspirasi loe yang kelima, yang ada gambar vektornya di atas bukan? *sok bego*
February 3rd, 2006 at 9:19 am
woy….pa cik….no tlp yg aktif brp????
srry ga nyambung amo post-an-nya.
ntar lagi film-nya keluar.aq nonton di bks aja. adit emang OK.
salam utk anak2 cl34a.
February 3rd, 2006 at 12:54 pm
yang kelima itu gw ?? hohoho..makasih poet *kabur*
February 3rd, 2006 at 3:37 pm
emang bakal keluar Supernova 2.3 ? .. bukannya masih lama?
February 3rd, 2006 at 3:45 pm
jalaluddin rumi? queen? errr… nama bokap lo ahmad dhani bukan?
yang menginspirasi gue salah satunya tentu: jim morrison. err nanti deh gue bikin versi gue dari 5 inspiring people in my life.
February 3rd, 2006 at 5:31 pm
tentu sahaja ayahku!
lalu jake gyllenhaal. slurp, slurp… :9
bole2 temenin carasel… *semangat*
anter ampe rumah kan poet? haha
February 3rd, 2006 at 5:41 pm
sayah? Lisa Simpson dari The Simpsons. hwalaaah….
February 3rd, 2006 at 11:35 pm
Tadashi Hasegawa = sumber inspirasi saya. nah loh siapa itu ya hahahaha
February 4th, 2006 at 1:47 pm
my inspiration??
it will be my mom,,
beliau satu2nya wanita yg super yg tangguh dan berhati baja yg pernah ku kenal,,
hiks,,
jd kangen mama niy,,
ya Allah please take care of my mom.. semoga dia tenang disisiMU..
amien,,
February 4th, 2006 at 6:27 pm
my inspiration… simply mtv *LOL
February 5th, 2006 at 12:10 am
jangan lupa adham, yang sangat menginspirasi dalam developing. hahahahaha…
February 5th, 2006 at 5:58 am
pasti yg nomer 5 bukan saya.
pasti yg nomer 5 itu adalah,
ya ya ya… tau deh kenapa kamu balik ke leot lama :p
Jelas masih inget doooong….
kan aku deg2an pas mo deket sama Duta huaehuae
btw, emang waktu itu kamu sempet ngobrol ama Eross ya?
February 6th, 2006 at 5:43 pm
bagi gue… Ban-chan tetep nomor satu!!! hehehe
February 6th, 2006 at 7:49 pm
wah, iya nih. berarti ayah lu sealiran ama ahmad dhani. pasti kalo lagi ngobrol nyambung deh.
yang menginspirasi saya adalah daniel johns, paul mc cartney, jimmy eat world, fira basuki, dan sepatumerah..
February 7th, 2006 at 8:09 am
heh!itu Chairil Anwar!!Pake C!bukan pake K!gimana seh!!
Dee?? ya ya ya.. tapi dia menulis “keringatku menyublim” di supernova 2.
gwahahahahha.. coba tolong dibaca lagi dong mbak buku IPA SD nya.. hihihi..
February 7th, 2006 at 1:33 pm
kalo gue… er… otak gue??
abisnya gue selalu melakukan apa yang gue mau lakuin,
heheheheh.
inspirasi saya dari berjuta juta orang
February 7th, 2006 at 2:07 pm
1.rasul.nyaris sempurna
2. ayah saya. sabar dan bijaksana nya..
dua anak cukup!
heheheheh
waaaaaaaaawww.. ternyata.. cerdas yah saudara?
waaaaaaaaawww..:shock:
February 7th, 2006 at 11:21 pm
you’re the meaning in my life, you’re the inspiration..
lagunya siapa ya itu, akyu lupa
lika sih biasanya terinspirasi ama jalan cerita dan tokoh2 di novel atau film. hmm.. kadang terinspirasi, kadang terobsesi pgn kaya gitu. huehue
February 11th, 2006 at 12:05 pm
hohoho,, knp di atas g ditulis SHOFAHOLICSYNDROM c?
g mau dipublikasikan gitu?
huahahaha,,
met wiken putra
February 13th, 2006 at 3:18 pm
kesian yang baru sembuh sakid
cepet bugar yaaaa .. btw, met valentine yaaa ^^
oia.. nih tak sebarkan benih cinta di blogmu.. brurr… bruarrr.. :p
February 13th, 2006 at 5:31 pm
sumber inspirasi? ..
……. *ngitung pake jari*
aduh byk Put .. cm mungkin rada beda sama Putra klo Putra ayah, klo aldi ibu .. yes!! my mum
eniwei .. slamet berinspirasi bang!
February 16th, 2006 at 9:51 pm
ikut2an jawab ah.
inspirasi saya yang utama selalu kesedihan. dunno why.
ever thought i found bliss in sadness.
but i find bliss too in happiness.
yangkedua itu pacar saya. haha.. penulis terbaik. pemikir terbaik. suara terbaik. dan tentunya pacar terbaik. hahaha..
yang ketiga itu semua musisi yang koq seperti nulis kehidupan saya, atau nggak yang lucu, denger deh ‘brand new’ yang ‘ jude law and a semester abroad’. huah.. lucu sumpah. even hate can’t make them look stupid
and we, i especially, dont put a pity on them
yang keempat saya suka sama tulisan temen2 saya, namanya mawar sama fami (ada link-nya di blogku) huah ! the anger ! and the ignorance ! keren.. oh iya, fami juga musisi lokal (makassar) juga lho.
yang kelima tentu dong hannach hoch dan tristan tzara.. hahaha.. (teteup!)
March 9th, 2006 at 11:39 am
wah….
baru gabung nih..mmmh..boleh kagak ya..
(yo wes..nyoba ae)