Putra Nasution

Surat Untuk Cucu Anakku…

Ketika engkau membaca surat ini, berarti malam ini jantungmu sedang berdenyut tak menentu, karena besok kau akan menikahi orang yang engkau cintai setengah mati. Mungkin kakek tidak akan bisa secara langsung memberikan petuah pernikahan, atau nasehat tentang bagaimana kau dan pujaan hatimu sebaiknya menjalani kehidupan kalian. Untuk itulah kakek menuliskan surat ini, sebagai ucapan selamat, permintaan maaf sekaligus sebagai sebuah wasiat.

Cucuku tersayang, karena saat ini kau sedang bersiap untuk menempuh bahtera baru dalam hidupmu, maka aku ingin menceritakan tentang sesuatu, sebagai kenangan bagimu, juga sebagai nasehat sekaligus pengalaman agar kau bisa belajar dari sejarah.

Bahwa negaramu ini dulu adalah negara yang kaya raya, kau mungkin sudah pernah mendengar. Pernah ada masanya terkubur beratus juta barel minyak mentah, bermilyar gram emas, dan ratusan jenis sumber daya alam lainnya yang terpendam di dalam tanah yang sangat subur, yang membentang dari Sabang sampai Merauke. Masa itu telah lewat, dan generasimu tak lagi bisa merasakan manfaatnya ataupun membanggakannya.

Bahwa dulu negerimu ini pernah dikenal sebagai salah satu bangsa yang paling ramah, suka bergotong-royong dan tolong menolong, dan memiliki toleransi yang sangat tinggi, kau juga mungkin sudah mendengar. Para pendiri negara ini telah mentahbiskannya dalam sebuah semboyan yang kala itu mewakili doa dan semangat kemerdekaan: Bhinneka Tunggal Ika, walaupun berbeda-beda, tetap satu jua. Masa itu pun mungkin telah lewat, dan butuh puluhan tahun untuk membangkitkan kembali semangat itu.

Bahwa pernah ada kalanya tanah airmu ini pernah dikenal dengan kebudayaan dan kesantunannya, kau mungkin samar mengingat dongeng itu dalam pelajaranmu di sekolah dasar dulu. Beratus jenis bahasa daerah, beribu jenis tarian dan adat budaya pernah bersemayam di tanah ibu pertiwi ini, beratus ribu kekayaan yang tak ternilai dari mulai corak, syair lagu, gurindam, hingga resep makanan juga pernah dimiliki nenek moyangmu yang terkenal sangat santun. Warisan ini mungkin tak pernah sampai ke tangan generasimu, tak pula ada dokumentasi yang merekamnya untuk kau pelajari.

Cucuku tersayang, aku mungkin meninggalkan untuk ayahmu, saudaramu dan keluarga besar kita sebuah imperium bisnis yang besar, tapi itu bukanlah warisan yang sesungguhnya, yang sebenarnya. Karena apalah artinya hidup berlimpah harta jika tak bisa menikmatinya, apalah artinya memiliki banyak uang jika didapatkan dengan tidak memperdulikan alam dan kehidupan. Apalah artinya hidup yang senang, dikelilingi orang-orang yang menderita.

Maka di hari bahagiamu ini, izinkan aku meminta maaf atas nama generasiku, yang tidak menyadari bahwa akan ada konsekuensi sedemikian berat yang harus ditanggung karena ketamakan dan ketidakperdulian kami. Jika aku bisa memutar waktu dan mengulangnya kembali, sepenuh hati akan kuupayakan untuk mencegahnya, walau mungkin hampir sia-sia.

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain”

Melalui surat ini kuucapkan selamat berbahagia dan selamat menjalani babak baru dalam kehidupanmu. Dan kuwariskan satu petuah yang diwariskan juga turun-temurun kepadaku, bahwa, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Jadikan itu pegangan hidupmu, dan aku yakin kau akan bahagia selama-lamanya.

Dengan segala kerinduan dan kasih sayang,

Kakek ayahmu.

PS: Dulu, manusia bisa bernafas dengan bebas tanpa harus menggunakan masker oksigen dan bisa berjalan-jalan dengan bebas tanpa khawatir radiasi sinar matahari. Tapi mungkin akan kakek ceritakan lain waktu :)



4 Dreams about “Surat Untuk Cucu Anakku…”

  1. genderuwo Says:

    pertamax!

  2. aldi Says:

    kakek buyut.
    ini cucumu, tolong kek kirimi cucumu pulsa karena cucumu mau ngesms-in pacar2 cucumu…

    urgent kek..

  3. rumah kOpi Says:

    wah, kalo bisa melihat cucu sang anak artinya panjang umur dong :D

    benar-benar karunia yang besar :D

  4. Kulinernya EKA di Medan | Cerita EKA Says:

    [...] ketika di Medan kemarin, saya sempat kopdar lho dengan Uni Bluemarshmallow Poetra,  dan Helda Jadi blogger itu memang enak yah.. di mana aja banyak temennya hehe. So, kalau nanti [...]


Tell me your dream..

 



At A Glance

My name is Putra Nasution.
I am a newmedia developer,
blogger and musician, living
in Medan, Indonesia.

Contact me here, for anything. And yes, I am available for projects =)

Or you can just stalk me at :
Visit me on Facebook..  Visit me on Technorati..  Visit me on Twitter..

 

Twittered

  • This one is interesting, hmm :) - "Kolusi Mafia Minyak & Penguasa" by @TrioMacan2000 - http://t.co/WvlzeONR 2 days ago
  • @nuniek ya kan, mbak, lebih kena gitu "feeling" lagunya, hehe. Iya sih, tapi dulu kita juga bertebaran kok, hihi. Masiiih, masih di Medan :) 3 days ago
  • @nuniek waktu itu aku nyanyi versi TBK-nya di gathnas @blogbugs. Ah kan jadi kangen lagi. Ayo dong gathnas lagi :( 3 days ago
  • @venustweets sebagai direktris salah satu ahensi simbok pastinya banyak proyek dooong ;)) 3 days ago
  • *melirik dengan sayu kepada simbok @venustweets sambil nyeruput kopi* Mbok, bagi proyek dong, Mbok <(^_^)> 3 days ago
  • @aprian @supercluster kalau VPS sih gue, kasusnya misalnya ada web yang sering kena "tendang" krn makan resource shared hosting. Kasian :D 3 days ago
  • @aprian @supercluster kalau kasusnya hosting web, maka kadang kebutuhan bandwidth gak berbanding lurus dgn space, jadi cloud lebih untung :) 3 days ago
  • @aprian @supercluster IMHO sih tergantung kebutuhan untuk aksesibilitas, konsumsi resource dan kebutuhan deployment :) 3 days ago
  • Setelah baca2 di http://t.co/nvOHLooM ternyata layanan #XCloud lengkap banget; mulai IaaS, PaaS, dan SaaS, untuk korporat / personal. Wow! 3 days ago
  • Baru saja posting di http://t.co/K2HUHArL: http://t.co/eKDFzZnQ 3 days ago
  • @aprian @supercluster iya sih, kembali lagi ke kebutuhan kita. Kalau VPS dirasa cukup, dan maintain sendiri semuanya, enakan gitu juga :) 3 days ago
  • @supercluster @aprian pernah kejadian gitu, niatnya mau hemat pake remote host database, malah biaya aksesnya yang melunjak :)) 3 days ago
  • @supercluster @aprian heuheu, iya, jadi makanya kalau custom setup harus bener-bener maksimal dan optimal kan, kang? :) 3 days ago
  • @aprian eh subyektif nggak sih itu namanya? Hahaha #jadigayakingini 3 days ago
  • @aprian maksud gue, kalau kita bandingkan kualitas conventional hosting dengan cloud hosting, parameternya kan banyak, sesuai kebutuhan :) 3 days ago
  • @aprian nah itu dia, jawabannya gak mutlak jadinya kan? Kalau yang hobi ngoprek, opensource pasti menang. Proprietary "fans" juga gitu :D 3 days ago
  • @venustweets c i h. #ngunyahjahe 3 days ago
  • @supercluster @aprian lah kok jadi layanan pers, kang? Hihihi 3 days ago
  • @aprian maksudnya, subyektif seperti halnya kita lagi ngomongin soal OS mana yang paling bagus, pri :P 3 days ago
  • Dan bicara soal Cloud, XL sepertinya paling siap dengan #XCloud bekerjasama dgn top vendor seperti IBM, Huawei, Microsoft, Fujitsu. Wuih. 3 days ago
  • More updates...

 

Blog ini terverifikasi di Salingsilang

Add to Technorati Favorites

Powered by FeedBurner

Flickr

[Billboard Di Lampu Merah] - Siapa yang baca?Raja-Ratu Mandailing Godang :D20112011I've seen him and this sign twice. Maybe someday I'll stop him and ask for the background story :)111098654312matesBergerak dan bersuaracuri-curiaudio workslove bizarre triangleslow motion

Others



 

ipoet.net is a valid xHTML and CSS site, powered by wordpress and hostemple

All content and design by Ilham Syahputra Nst - Copyright © 2001 - 2012