Thursday, December 25th, 2008
ob·se·si /obsési/ n Psi gangguan jiwa berupa pikiran yg selalu menggoda seseorang dan sangat sukar dihilangkan. [KBBI]
Selama empat tahun (mungkin lebih, saya lupa kapan dimulainya) terakhir saya terobsesi dengan seseorang. Sampai sekarang pun, saya tidak tahu mengapa saya bisa begitu terobsesi kepadanya. Mungkinkah berhubungan dengan fisik (cantik, putih, poni lurus, mata lucu, dlsb), inner beauty, ataukah kecerdasannya.
Bahkan ketika teman-teman dekat saya bertanya mengenai hal itu, saya pun tak punya jawaban pasti. Dalam dunia ilmiah, setiap hal yang terjadi harus bisa dicari penyebabnya, tentu ada komposisi awal pembentuknya. Kenyataannya, saya tak melulu hidup di dunia yang berjalan lurus dengan ilmiah, karena seringnya berbenturan dengan sesuatu hal yang tak dapat dijelaskan.
Namun mungkin saya tahu katalisatornya. Selain gadis ini memenuhi hampir semua kriteria saya, dia juga memenuhi persyaratan yang diminta oleh ibunda saya. Ditambah lagi, kisah pertemuan kami yang boleh dibilang tidak lazim, penuh misteri, tapi sekaligus penuh daya tarik.
(more…)
Posted in a story of..., daily scratchs.. | 5 Comments »
Sunday, October 26th, 2008
Karena Amy Winehouse berkata, “Love is a loosing game..”
Dan aku berpikir, apakah aku masih punya cukup taruhan untuk berjudi mendapatkan hatimu. Inginnya begitu, tapi aku sudah bangkrut dan hancur lebur di meja –the so called– cinta.
Tapi aku pikir-pikir lagi, kalaulah kau tantang aku untuk memenangkanmu, sepertinya tak akan sanggup aku menolak. Karena tiba-tiba aku merasa, bahwa tak ada gunanya aku memiliki semuanya jika tak ada yang menghabiskannya.
(more…)
Posted in a story of..., i-learning | 6 Comments »
Sunday, June 29th, 2008
Melewati tanggal kelahiran setiap tahunnya dimaknai dengan banyak cara. Ada yang menyebutnya pesta ulang tahun; dengan budget uang tidak sedikit mengadakan acara di suatu tempat dengan teman dan orang-orang terdekat, ada yang menyebutnya malam pesta pora dengan ditemani musik hingar bingar dan berbagai jenis minuman, ada yang menyebutnya sebagai hari kontemplasi, namun tak sedikit pula yang melewatkannya dengan biasa-biasa saja.
Dan saya sudah mencoba berbagai variasi dari cara-cara diatas. Namun ada satu hal yang baru saya sadari saat ini, bahwa disetiap rutinitas tahunan itu sangat jarang saya lewatkan bersama belahan hati. Bahkan jika saya tidak salah ingat, hanya sekali saya melewatkan rutinitas tahunan itu dengan pacar –itu pun hanya di rumahnya saja– yang artinya sisa tahun-tahun lainnya saya melewatinya sebagai seorang jomblo.
(more…)
Posted in a story of..., daily scratchs.. | 23 Comments »