Familiar enough with this picture?

Will their meetings affect and there will be peace Gaza? Do we really hope those UN meetings will save Palestine’s civillians? At least those childrens and women? You think?
I’m sorry, but I’d rather say that UN stands for Useless Negotiations. Since when does bureaucracy can be effectively done instantly? Palestine need an urgent response, that killing field should be cleared immediately. I may be naive, but I don’t believe that threating and shooting kids and women is permissively accepted, in any circumstances.

Maybe, it would be better if UN is leaded by these children. At least, they know what’s right and what’s wrong.

At least, they have the guts to protest those evils. They didn’t think about fancy cars, nice condo, or millions of dollars savings in swiss bank. They realize that happiness’ got nothing to do with money or billions of barrells of crude oil.
At least, they believe in humanity…












January 8th, 2009 at 3:22 pm
UN itu sebenarnya juga udah mengeluarkan piagam apalah dan sejenisnya mengenai konflik ini. terutama yang kembali ke hasil kesepakatan 1967. masalahnya, mau seluruh perwakilan dunia di UN sepakat, satu saja dr 5 negara yang punya hak itu veto, batal sudah semuanya. pasti dik putra sudah tahu kan siapa yang selalu veto.
January 8th, 2009 at 3:22 pm
do you really think children could lead a whole world while they could’ve been fighting among themselves upon a cone of ice cream?
January 8th, 2009 at 7:15 pm
sedih banget yaa..
January 9th, 2009 at 1:19 am
@An:
tentunya, bang.. itulah kenapa, aku bilang negosiasi dan meeting-meeting itu tidak ada gunanya. percuma kan?
@The Bitch:
Aren’t we (adults) fighting all the time over something, too?
let’s say, oil for example..
kids could’ve fight upon a cone of ice cream, but they don’t use weapons…
@devishanty:
begitulah, dev.. begitulah
January 14th, 2009 at 10:08 pm
hilangnya kprcayaan terhada UN, sebenarnya disebabkan adanya hak istimewa yang dimiliki oleh negara2 tetap yang duduk di DK-PBB, dan sama kita ketahui jika salah satu negara yang memegang hak istimewa tersebut menggunakannya, so … apapun yang dihasilkan dalam sidang PBB tersebut adalah nol besar.
dalam krisis timteng, US adalah negara yang selalu menggunakan hak vetonya apalagi yng berbau Palestina dan Israel, US akan mati-matian membela kepentingan Israel, karena kepentingan politik US di timteng sangat tergantung thdp exist tidaknya Israel. Apalagi 1/3 kekuatan politik di US sendiri didalangi oleh Yahudi Israel.
January 30th, 2009 at 3:30 am
gw mah udah gak setuju damai ama israel… sama aja boong… damai mati, perang juga mati… mendingan sekalian perang sampe titik darah penghabisan… matinya lebih berharga… semoga HAMAS terus dikasih kekuatan, dan rakyat palestina bisa terus memperjuangkan haknya
January 30th, 2009 at 7:47 am
Bangsa Yahudi itu memang paling bengal, lihai, dari jaman-jaman terdahulu. Menguasai segala macam dan mereka sangat mampu. Hebat ya. ada 10% (unsur2) Yahudi di setiap hidup kita… *ngasal je*
January 30th, 2009 at 3:22 pm
setuju dengan @ichanx. Jalan keluar yang paling masuk akal memang begitu sepertinya..
Btw tadi ngeliat PM Turki marah2 waktu lagi satu panggung diskusi dengan presiden Israel yang bilang mereka cuma menghancurkan basis militer HAMAS. Si PM Turki ngamuk2 dan bilang itu semua bohong, terus langsung walk out dari panggung, dan bikin konferensi pers.
MANTAP!!!
Salah satu bukti, bahwa Israel kalau tidak diprotes mati2an, akan berusaha mengelabui dunia dengan segala dalih dan pembenaran. Cuihhh…
February 13th, 2009 at 7:12 am
dlam beberapa hal UN sebenarnya bermanfaat, tapi dalam masalah yang berkaitan dengan Palestina ( bahkan dunia muslim ) UN seolah menjadi macan ompong.
Yah tau kan itu semua karena tekanan amerika dengan hak veto nya plus lobi yahudi itu.
Sudah saatnya kantor pusat UN di pindah dari new york ke tempat lain, chernobyl misalnya.
February 13th, 2009 at 6:12 pm
aku pikir, bukan permasalahan dimana HQ-nya UN kang kus.. tapi memang support-systemnya yang gak berjalan dengan baik..
Harusnya dibuat satu petisi internasional, dimana UN bukan satu-satunya jalur birokrasi politik internasional lintas negara. Misalnya, Dewan HAM Internasional atau apalah gitu..
atau pola veto dewan keamanan tetap PBB itu harus diganti, dengan sistem vote terbanyak, dan bukannya harus setuju semua..
Tapi kalo HQ-nya UN dipindah ke Chernobyl, boleh juga kayaknya :))
February 20th, 2009 at 7:50 am
USeless Nation ?