Di suatu malam yang ramai bersama teman-teman dan bergelas-gelas es teh manis, masuklah telepon itu. Ragu hati ingin menjawab, tetapi tak sampai hati juga setelah berbelas-kali teleponnya tak saya acuhkan.
Terjadilah percakapan itu, dimana dia bertanya, dan saya menjelaskan. Menjelaskan bahwa saya tidak suka jika ia bersikap seperti yang sudah-sudah, dan walaupun saya sangat-sangat suka kepadanya, saya tidak akan melanggar prinsip saya (kalimat terakhir tentu hanya tertahan di tenggorokan dan tak terucap).
Lalu ia berkata, “kok rambutnya dipotong pendek, sih? Bagusan kalau gondrong…”
Satu kalimat, dan saya pun kembali terjerembab. Tersungkur, dan kembali curi-curi pandang melihat dia dari kejauhan. Terkesima, dan tergagap ketika dia datang mendekat di keesokan hari dan setelahnya.
Mungkin benar kata orang bijak, when it comes to love, everybody is an idiot…












January 8th, 2009 at 1:24 am
Mwahahahaha….tersungkur lagi?? Orang yang sama yg bikin dirimu pengen bungee jumping (tanpa tali) dari lantai 4??!!
Oh my *ngakak*
January 8th, 2009 at 1:30 am
yes we are idiot
*TOS*
January 8th, 2009 at 1:15 pm
ouwh.. gue suka seneng deh baca gini2 tapi yg nulisnya cowok.. hehehe.. =D
*tertawa di atas penderitaan orang lain
February 16th, 2009 at 8:08 am
Rasanya masiy sama kaya pas tersungkur pertama dulu ato…???
February 21st, 2009 at 5:04 pm
mampirr and salam kenal.sama kaya yang dibilang devishanty, sayah doyan baca yang gini2 apalagi kalo ditulis cowo :). nice posting