Melewati tanggal kelahiran setiap tahunnya dimaknai dengan banyak cara. Ada yang menyebutnya pesta ulang tahun; dengan budget uang tidak sedikit mengadakan acara di suatu tempat dengan teman dan orang-orang terdekat, ada yang menyebutnya malam pesta pora dengan ditemani musik hingar bingar dan berbagai jenis minuman, ada yang menyebutnya sebagai hari kontemplasi, namun tak sedikit pula yang melewatkannya dengan biasa-biasa saja.
Dan saya sudah mencoba berbagai variasi dari cara-cara diatas. Namun ada satu hal yang baru saya sadari saat ini, bahwa disetiap rutinitas tahunan itu sangat jarang saya lewatkan bersama belahan hati. Bahkan jika saya tidak salah ingat, hanya sekali saya melewatkan rutinitas tahunan itu dengan pacar –itu pun hanya di rumahnya saja– yang artinya sisa tahun-tahun lainnya saya melewatinya sebagai seorang jomblo.
Begitu juga tahun ini, saya melewatinya sendiri. Malah boleh di bilang benar-benar sendiri, karena teman-teman dekat saya kebanyakan berada di luar pulau, sementara saya berada di kampung halaman, dan teman-teman masa kecil pun mungkin tidak banyak yang tahu saya ada di kota ini.
Di kota ini kehidupan tidak berjalan secepat Jakarta, sehingga saya bisa lebih menarik nafas. Tidak banyak polusi yang meracuni darah, otak dan hati sehingga saya bisa berpikir dengan jernih. Dan saya ingin menikmatinya lebih lama; cukup lama untuk tidak usah banyak berbicara dengan siapa saja.
Dan saya pun siap untuk lahir sebagai orang yang lain. Kedewasaan tidak akan datang begitu saja, tapi saya mencoba untuk bisa memahaminya. Memberikan porsi yang cukup dalam jiwa anak-anak yang tidak ingin pergi ini. Saya menyilahkannya memasuki Neverland saya, dan semoga tidak akan membuka kotak pandora lainnya.
Setelah permintaan-permintaan tahun sebelumnya, kali ini doa saya lebih sederhana. Saya ingin bisa hidup lebih bersyukur dan bahagia. Mimpi-mimpi yang dulu masih tetap sama, tapi saya akan mencoba untuk lebih mengerti dan lebih ikhlas mewujudkannya.
9125 hari bukanlah waktu yang sebentar. Sebagian orang menyebutnya dewasa, sementara sebagian orang lainnya menganggap itu sebagai titik awal kehidupan. Apapun maknanya, saya hanya ingin hidup yang lebih bermakna.
Karena seorang tuan guru pernah berkata kepada saya, tidak ada gunanya harta berlimpah jika tidak pernah memberi, tidak ada gunanya memiliki jika tidak mau berbagi. Semoga kedewasaan seperti itulah yang menjadi kado ulang tahun saya hari ini. Semoga…
Dengan doa yang sama saya mengucap selamat ulang tahun juga untuk seorang kakak yang ada disana, insya Allah lain kali kita melewatkannya bersama-sama kak ![]()












June 29th, 2008 at 8:11 am
selamat ultah
June 29th, 2008 at 12:38 pm
happy birthday!
June 29th, 2008 at 12:46 pm
Happy birthday juga wahai pelantun kata.
Templatenya lebih cerah, lebih bagus, gak hitam pekat kematian.
Gak perlu bersedih, saya ulang tahun juga sekedar dilewatinya begitu saja. Paling paling kado buat saya cuman e-cards dan ucapan selamat virtual.
June 29th, 2008 at 12:57 pm
nice layout, if you insist. hyahahaha…
June 29th, 2008 at 2:41 pm
Happy Birthday, put!
Wish U all the best…
huhuhu… jd pengen pulang jg. tp apalah daya? belum ada wkt pulang ke rumah lg. padahal udh kangen berat. hix…
btw, kalo dulu stiap ultah aku pasti seneng.
kalo sekarang? justru sedih…
masa kontrak hidup di dunia semakin berkurang. hix…
June 29th, 2008 at 3:56 pm
Happy Beloved Bday… ehmmm.. selamat tambah tua, ehm… umur dah berkurang 1th yaaaa…. hehehe :p
Just wish you all the best Bro’ )
June 29th, 2008 at 4:24 pm
selamat ulang tahun,… kami ucapkan,.. semoga panjang umur dan bahagia,..
wish u all the best bro,..
June 29th, 2008 at 10:50 pm
ketika umur ini bertambah tua, ketika rambut ini bertambah putih, dan ketika semangat ini makin kuat, maka marilah kita sambil bertafakur.. kita renungkan yg telah kita lewati dan kita rencanakan masa depan. Semoga Allah SWT selalu menyertai dan membimbing langkahmu dimanapun kamu berada. Aminn
Met ulang tahun sodaraku.
June 30th, 2008 at 8:07 am
selamat ultah putra, eh leotnya baru yaks
June 30th, 2008 at 3:56 pm
Hey .. Ultah yak
selamat … tiada kesan tanpa kehadiranmu … *hahahah :))*
June 30th, 2008 at 4:29 pm
happy belated birthday!
have a gorgeous year!
June 30th, 2008 at 5:30 pm
Hey, Birthday Boy do you get my sms
June 30th, 2008 at 5:47 pm
Selamat berulang tahun, Sob!
Dari sembilan ribuan hari dan dari beberapa ribu lagi banyaknya yang akan diberikan padamu ituw, ingatlah bahwa satu diantaranya adalah dimana kita pernah bersenang-senang dulu.
Skali lagi, selamat…
June 30th, 2008 at 5:54 pm
Justru ultah adalah momen paling menyedihkan saat dimana bertambah satu umur berarti berkurang masa hidup didunia. Sudah sampai manakah amal dan ibadah kita?
Yang pasti dari sumatra - jogja - bandung- jakarta - sumatra lagi heueheu CMIIW
June 30th, 2008 at 7:49 pm
ultah ganti template kah? lebih berwarna, tp sepertinya gambaran journey bgt. btw, happy birthday ya.
June 30th, 2008 at 8:51 pm
hepi bdeiii…. bentar lg saya juga ultah, seperempat abad
June 30th, 2008 at 10:01 pm
Selamat hari jadi bung Poet !
July 1st, 2008 at 10:38 am
Met HUT yah..
oia lam kenal.
July 2nd, 2008 at 8:46 am
walah ultah juga ya sama dunk aku juga habisa ultak di tunggu ucapanyaa juga ., met ultah ya brooo
July 2nd, 2008 at 12:56 pm
wah selamat ulang tahun yah..makan makan…
July 2nd, 2008 at 10:56 pm
met ultah Poetra
July 3rd, 2008 at 10:48 am
Ulang tahun: Dewasa atau mati.
July 5th, 2008 at 6:45 pm
ya ampun…aku melewatkan ultahmu…

maafkan saya….
happy belated b’day, ya…
semoga kamu bahagia…