Putra Nasution

Saatnya memilih, pergi…

Teman-temanku; kalian yang ketika aku kedinginan dan tak punya tempat untuk berteduh, bersedia membuka pintu kamar kalian walaupun dengan wajah lusuh.. atau kalian yang ketika aku kelaparan bersedia membagi sebungkus nasi walaupun mungkin itu adalah jatah makan kalian yang terakhir… dan kalian yang dulu pernah menyambut aku dengan tangan terbuka ketika aku tak kenal siapapun saat berpindah dari lain kota…

Dengarkanlah, dan pahamilah…

Bahwa ketika kita berselisih paham, itu sebetulnya lebih menyakitkan daripada ketika aku kehilangan cinta yang bahkan sudah aku pendam bertahun lamanya…
Lalu, ketika aku memilih untuk pergi dari kalian, itu bukan karena kita tidak bersahabat lagi, tapi karena aku takut akan semakin besar jurang masalah yang timbul di kemudian hari…

Begitu juga, ketika hari ini aku memutuskan untuk melambaikan tangan dan menghilang dari mata kalian, bukannya aku tidak menghargai apa yang pernah kalian lakukan untukku, tapi karena aku tidak ingin memperpanjang apa yang sudah terasa salah di pikiran kita…

di hari ini, saya hanya bisa berkata:
22tahun usiamu kini, dek.
siapkan jiwamu untuk sunyi yang baru.
untuk kesepian yang baru pula.
sebab kita adalah manusia yang tercipta
untuk tetap sendiri.

(widha - 29 Juni 2005)

Seperti yang pernah diucapkan kakakku sebagai ucapan selamat ulang tahun ke 22, mungkin aku memang manusia yang tercipta untuk tetap sendiri…

Terima kasih untuk semua yang pernah kita tangisi dan tertawakan bersama. Semua yang pernah kalian lakukan, akan tetap menjadi sesuatu yang indah dalam pikiran gilaku.

Di hari ini semua berakhir sudah
Kita berpisah baik-baik saja
Jangan ingat hal yang membuatmu marah
Apalagi membuatmu kecewa

Kenangan indah, kenangan
Miliki kesan di hati
Hanya yang baik
Hanya yang membuatmu tersenyum
Di saat kita mengingatnya

Ternyata kita sampai
Pada jalan yang berlainan arah
Ternyata kita harus memilih
Mana jalan yang terbaik tuk semua

Cukup banyak waktu yang kita habiskan
Semua tidak pernah terbuang percuma
Lambaikan tangan biar pergi lebih mudah
Sungguh senang ku bisa kenal kamu

Kenangan indah, kenangan
Memiliki kesan di hati
Hanya yang baik
Hanya yang membuat tersipu
Saat kita mengingatnya
Tak ada kata telat
Semua pasti ada artinya

(BIP - Ternyata Harus Memilih)

Ketika malam ini aku sadar dan terbangun dari mimpi di sebuah tempat–stasiun kereta yang dulu kita tempati bersama–yang kini terasa begitu asing, aku akan segera membenahi pakaianku. Masa-masa yang dulu telah lewat, biarkanlah tetap hidup didalam dunia surrealisku.

Sekarang saatnya musafir lusuh ini pamit dan berangkat menuju tempat lain, demi kebaikan kita bersama…

:)



16 Dreams about “Saatnya memilih, pergi…”

  1. bLub Says:

    bah!
    asik hiatus… balek… hiatus… balek…
    ntah apa
    *banting² pot bunga*

  2. ods Says:

    hiatus?
    kamu mau kemana lagi nak?

  3. arjuna Says:

    *terbanting2*

  4. [ K ] Says:

    put … halooo … put …
    gw baru aja mau ngeblog … lo mau kabur??

  5. ray Says:

    rene rene dek balik ae nang jogja, temukan kebahagiaanmu disini :)

  6. ikez Says:

    gue masih nunggu kabar dari luh buat selesain kerjaan kmrn. jangan ngabur.

  7. dyah Says:

    Hhmm…
    kenapa hrs memilih pergi?
    mengapa ada sang hitam bila putih menenangkan?
    ;)

  8. poetra Says:

    bLub:
    bukan mau hiatus kok deh :)
    ods:
    tak tahu lagi lah ods, bingung juga mau kemana.. hehe..

    arjuna:
    *menatapi pot bunga, sambil bingung*

    [ K ]:
    nggak bang, gak kabur kemana-mana kok.. kapan mau ngeblog? :p

    ray:
    Hu uh mas, mengko nek urusanku wes kelar kabeh aku tak anjangsana.. meniko tasih ruwet :)
    ikez:
    beres brur, email udah dibalas.. gw gak akan pergi sebelum kerjaannya kelar.. dont worry lah bos, so sorry for the delay…

    dyah:
    Karena pasti ada masanya perpisahan mbak.. ntah lama entah sesaat, tapi pasti ada :) hitam putih tidak lagi menjadi masalah, karena dalam keterpurukan, yang manapun boleh menjadi asalkan menuju ke cahaya yang terang…

  9. ShOFa Says:

    huks.. akyu paling bodoh utk kata” puitis gini..
    klo g hiatus truz apa?
    jwban g pk kata” aneh ya!!

    btw met menjalankan ibadah puasa putra..
    maafin aq yaa klo slama ini ada salah :)

  10. uli Says:

    lah ko kenapa dek ??
    sini sini ke jakarta sama aku nanti kita pul ke medan bareng2
    atau jangan2 ko dah duluan ya dek

  11. abe Says:

    Masih idop kau kan Poet? Itu yg penting!
    Hidup terus berputar NAK.. gag usah KAU CENGENG gitu..
    Kayak.. PEREMPUAN kau ah..

    *sedih hiks.. *

    Btw.. kalau pulang LEBARAN ente ke RUMAH yah!

  12. idon Says:

    janjimu mana put ???
    dah lewat deadline nih…

    ayo dunk jangan kabur lah….

  13. ikez Says:

    Wah wah wah.. Idon jugak mengalami hal yang sama?
    korban kesekian.

  14. suton Says:

    hiks. abang mau pergi kemana…?

  15. wanz Says:

    kamu teh mau kemana?

  16. ria Says:

    kita sendiri yang paling tau langkah terbaik apa yang harus kita ambil
    tapi jangan pernah sekalipun kita sesali ketika kita salah mengambil langkah

    ttp semangat ya bang ^_^


Tell me your dream..

 



At A Glance

My name is Putra Nasution.
I am a newmedia designer,
blogger and musician, living
in Medan, Indonesia.

Contact me here, for anything. And yes, I am available for projects =)

Or you can just stalk me at :
Visit me on Friendster..  Visit me on Facebook..  Visit me on Technorati..  Visit me on Twitter..

Twittered

 

Add to Technorati Favorites

Powered by FeedBurner

Categories

Flickr

matesBergerak dan bersuaracuri-curiaudio workslove bizarre triangleslow motionsightspretenderoldfashionedlovestation

Others



 

ipoet.net is a valid xHTML and CSS site, powered by wordpress and hostemple

All content and design by Ilham Syahputra Nst - Copyright © 2001 - 2008