Seluruh dunia terhenyak melihat tindakan brutal dan tidak berpri-kemanusiaan yang didemonstrasikan Israel dengan pongah, menembaki para aktivis dan relawan dari Freedom Flotilla di zona internasional. Seluruh dunia mengutuk, tapi mereka tak perduli.
Seakan bisa dimengerti, mereka katakan bahwa prajurit mereka diancam dan diserang. Ya, pisau lipat (entah benar atau tidak) yang ditunjukkan dalam rilis video berita sepihak mereka untuk dunia, dijadikan justifikasi untuk menembaki para aktivis sipil itu. Belasan wafat, dan puluhan luka-luka, demikian rilis berita sekunder yang juga tak yakin akan kebenarannya. Mungkin lebih, semoga saja salah.
Banyak yang mengutuk aksi biadab ini, ada yang mendukung, dan tak sedikit pula yang diam saja; entah karena skeptis, atau memang sudah tak perduli lagi. Yang jelas, ini tidak lagi melulu soal agama dan dogma. Ini sudah soal kemanusiaan; sebagaimana juga harusnya kita menyikapi aksi pembantaian yang sudah berlangsung di Gaza cukup lama.
Aku tahu; mengutuk, menulis dan memberikan protes–baik frontal maupun pasif–mungkin belum bisa memberikan hasil yang signifikan untuk menyelesaikan konflik di daerah ini. Tapi aku pasti, berdiam diri dan membiarkan semuanya terjadi begitu saja, tidaklah lebih baik.
Aku teringat akan bait puisi yang ditulis Gus Mus, yang kemudian diserahkan untuk dinyanyikan oleh Iwan Fals. Begini bunyinya,
Aku menyayangimu karena kau manusia
Tapi kalau kau sewenang wenang kepada manusia
Aku akan menentangmu
Karena aku manusiaAku menyayangimu karena kau manusia
Tapi kalau kau memerangi manusia
Aku akan mengutukmu
Karena aku manusiaAku menyayangimu karena kau manusia
Tapi kalau kau menghancurkan kemanusiaan
Aku akan melawanmu
Karena aku manusiaAku akan tetap menyayangimu
Karena kau tetap manusia
Karena aku manusia
Iya. Aku tidak membabi-buta membenci siapapun, karena aku percaya pada dasarnya semua manusia itu mirip; punya empati dan kasih sayang dalam hatinya. Tapi, kalau ada yang memerangi manusia, aku berdiri di sisi yang jelas, tanpa rasa ragu sedikitpun; siap melawan dan memerangi mereka dengan apapun yang tersisa dan ada.
Karena aku, kau, dan mereka yang ada di Gaza, juga manusia…

![[Billboard Di Lampu Merah] - Siapa yang baca?](http://farm8.staticflickr.com/7011/6503542363_4e837e5fba_s.jpg)



















June 24th, 2010 at 4:10 pm
dunia akan jadi tempat yang lebih baik kalau kita lebih berkonsentrasi melihat betapa kita punya lebih banyak persamaan sebagai manusia—daripada mempermasalahkan perbedaan yang ada