this post is taken from my friendster blog
ok, I’m back to the world ^_^
since I haven’t write anything in my blogs for the last 2 months, this post will be a loong post
ever felt that you wasted or you’re wasting your time? I bet that felt suck.. rite? yeah, mari kita berbicara sedikit tentang ini, especially the circumstances in me..
I am now 21 years old, this june I will be 22.. haaaa, what a time
and for that 21 years of life, I finally realized, I have nothing.. all my dreams still sooo far away from reality.. hik hik hikz..
sebetulnya, sampe 3 bulan kemaren sih aku masih tenang-tenang sajah.. gak terlalu mikirin masalah ini.. sampaaiiii, waktu aku terpaksa ngambil duit pake buku tabungan, karena ATMku rusak..
dulu, pas tahun 2003 aku juga pernah mengalami hal yang sama, and guess what, waktu diprint out, total saldo sebelum transaksi terakhir, sudah mencapai 8 angka!!! setara dengan harga sebuah mitshubisi evo series III tahun ’92 yang dari dulu pengen banget aku beli..
reaksi pertama waktu aku ngeliat jumlah angka itu adalah shock, karena nggak tau kemana abisnya duit segitu.. FYI, itu adalah “gaji” dan “uang project” yang masuk ke rekeningku dari taun 2001.
kejadian ini, terulang lagi 1 bulan yang lalu.. dan jumlah saldo seharusnya, sudah mencapai 9 angka, setara dengan harga sebuah EVO4 tahun ’96
kemana duitnya? don’t ask me, aku juga bingung kemana abisnya duit segitu..
itu baru cerita soal impian pengen beli mobil.. lain lagi cerita soal cita-cita..
dari SMP kelas 3, aku udah ngimpi banget pengen jadi musisi.. I mean, commercial musician, hehehehe…
nah, mimpi ini sudah pernah hampiiiiir banget terwujud. waktu itu aku masih tinggal di jogja, kuliah semester 3.. band-ku waktu itu (ga usah aku sebutin lah namanya ya), sudah deal dengan pihak major label *yang merilis album-albumnya Sheila on 7 dan cokelat*, dengan sistem workshop.. waktu itu kita bernaung dibawah Akar Management, yang *waktu itu* menaungi Jikustik, Es Nanas, dan Shakey..
Dannn… 1 minggu sebelum penandatanganan kontrak, manager bandku waktu itu pergi gak tau kemana, mbawa duit 60 jutaan yang sudah dikumpulin jauh-jauh hari untuk biaya bikin master.. ironic, isn’t it?
dan sekarang, mimpi itu juga sudah hampir terwujud.. starnine waktu itu sudah sempat ngomong-ngomong ama orang-orang dari label yang menaungi jikustik, dan kita sudah hampir deal; mereka cuman minta kita nyediain demo yang sudah di-mixing..
sementara inside waktu itu juga udah ditawarin ama label yang menaungi peterpan, tapi vokalisku nolak, mentah-mentah.. entah ada dendam apa dia sama orang label itu.. hehehehe.. *gaya yah kita? yaaaa, namanya juga idealisme..*
sewaktu mimpi ini sudah hampir terwujud, Rey *drummer* ternyata kemarin kecelakaan waktu dia lagi kerja di Riau.. dan sampe sekarang belum balik lagi ke Bandung.. honestly, aku malah gak tau kapan dia bisa balik ke sini..
ironic? yes.. it is..
selain itu, harusnya juga, akhir tahun kemarin seharusnya aku udah ngerjain TA, dan menurut rencana dulu, harusnya pertengahan tahun ini sudah bisa wisuda.. but you know what, itu meleset.. FYI, sewaktu aku transfer dulu ke bandung, ada sekitar 45an SKS yang nggak bisa dikonversi.. ditambah lagi jejak-jejak kenakalan sewaktu masih kuliah dulu, yang menyebabkan sekian SKS harus diulang..
pathetic? I’m with you..
dan masih banyak lagi mimpi lainnya yang belum terwujud, yang padahal sudah sebegitu dekatnya untuk jadi kenyataan.. if you ask me, gimana perasaanku?
I’ll answer you sincerely, I failed! yes, I was..
now, here I am.. standing in front of you, working 3 jobs sambil kuliah. Yang akibatnya sehari-hari hanya sempat tidur sebanyak 4-6 jam.. tapi perlahan-lahan itu semua mulai terbayar.. semuanya mulai memperlihatkan hasil –walau sedikit, thanks god..
I’ve screwed up so much, now I feel that I have to stop doing it..
how bout you, mates? pernah merasa gagal? what did/would you do then?























May 26th, 2005 at 4:35 am
hahahahahahaha
jadi juga ngeblog di fs
gw sama kaya lo, 21 tahun hidup, just for nothing :p
jadi nonton pure ngga???
May 26th, 2005 at 4:35 am
gue quote katanya bob sadino :
“kesuksesan itu adalah satu titik kecil diatas puncak gunung kegagalan”
gue tau rasanya impian udah dekat trus gagal. impian terbaik gue, which is complete… masa depan lah. tp gagal (atau gue gagalkan?) hanya dalam hitungan jam keberangkatan kereta yg tinggal 6 jam lagi.
6 jam!
satu baris text message di YM dan semua hancur…
tp gue berusaha bangkit lagi kan? i’ve shown you, bro.
May 26th, 2005 at 4:36 am
Juggling priorities and keeping stuffs at one time, may always be managable at short period of time, however, your energy might be draining drastically..
I did that once, and I had to sort the priorities, urgent is urgent, but when emergency comes, you should have one hand available.
Regards from West Africa, as i am doing my priorities as well.
Cheers,
May 26th, 2005 at 4:37 am
well buddy, you’re not alone.
gw contohnya yang Selalu gagal. hahaha…
7 digit angka di tabungan, habis dalam 1 bulan.kewl, huh?
skarang udah nggak punya apa2 lagi buat diri sendiri.hihi..
semoga kuliah(ku) ini juga nggak gagal juga ya..
May 26th, 2005 at 4:38 am
May 26th, 2005 at 4:39 am
wuaduh sama euy .. salary gw entah amblas kmana? .. cepet2 kawin aja Poet ntar duitnya titipin bini :p
May 26th, 2005 at 4:39 am
Time is….
Waktu terus berlalu
Tanpa pesan tanpa kata
Setelah kita kehilangan
Barulah kita sadar
Pentingnya
Waktu sepereti angin yang bertiup
Tak bisa disentuh hanya bisa dirasa
Jika kita manusia pintar
Kita lah tuannya
Tapi jika kita manusia bodoh..
Kita hanya akan jadi budaknya..
just be patient ya…
May 27th, 2005 at 2:40 am
masih ingin mengasihani diri ?
ah malu-maluin ni anak, kayanya dulu gak se-letoy ini lu put