Karena Kau Manusia…
Wednesday, June 2nd, 2010Seluruh dunia terhenyak melihat tindakan brutal dan tidak berpri-kemanusiaan yang didemonstrasikan Israel dengan pongah, menembaki para aktivis dan relawan dari Freedom Flotilla di zona internasional. Seluruh dunia mengutuk, tapi mereka tak perduli.
Seakan bisa dimengerti, mereka katakan bahwa prajurit mereka diancam dan diserang. Ya, pisau lipat (entah benar atau tidak) yang ditunjukkan dalam rilis video berita sepihak mereka untuk dunia, dijadikan justifikasi untuk menembaki para aktivis sipil itu. Belasan wafat, dan puluhan luka-luka, demikian rilis berita sekunder yang juga tak yakin akan kebenarannya. Mungkin lebih, semoga saja salah.
Banyak yang mengutuk aksi biadab ini, ada yang mendukung, dan tak sedikit pula yang diam saja; entah karena skeptis, atau memang sudah tak perduli lagi. Yang jelas, ini tidak lagi melulu soal agama dan dogma. Ini sudah soal kemanusiaan; sebagaimana juga harusnya kita menyikapi aksi pembantaian yang sudah berlangsung di Gaza cukup lama.
Aku tahu; mengutuk, menulis dan memberikan protes–baik frontal maupun pasif–mungkin belum bisa memberikan hasil yang signifikan untuk menyelesaikan konflik di daerah ini. Tapi aku pasti, berdiam diri dan membiarkan semuanya terjadi begitu saja, tidaklah lebih baik.



![[Billboard Di Lampu Merah] - Siapa yang baca?](http://farm8.staticflickr.com/7011/6503542363_4e837e5fba_s.jpg)


















